Ketua Bidang Advokasi FPI Calon Komisioner Komnas HAM

TOTAL : 1,732 ( TODAY : 1)

Namanya Zainal Abidin, seorang Komisioner Komisi Informasi Publik (KIP). Pada bulan April lalu, rumahnya di Jalan Pregiwati I yang akan dijadikan markas FPI, digeruduk oleh gabungan 15 Ormas yang tergabung dalam Garda Nasional Patriot Indonesia (Ganaspati) karena melangsungkan acara pengukuhan pengurus FPI kota Semarang. Zainal Abidin sendiri sekarang menjabat sebagai Ketua Bidang Advokasi FPI Jawa Tengah.

Zainal Abidin adalah Komisioner KIP yang merupakan lembaga mandiri yang bertugas menyidangkan sengketa informasi publik. Lembaga ini dibiayai oleh negara. Uang yang digunakan untuk menjalankan KIP adalah uang negara yang dipungut melalui pajak yang kita bayarkan.

Bisa anda bayangkan, uang pajak kita digunakan untuk membiayai lembaga yang komisionernya adalah seorang yang aktif dalam organisasi semacam FPI. Organisasi yang selama ini memenuhi ruang publik dengan sentimen Agama dan terkenal radikal dan intoleran. FPI juga tidak segan – segan melakukan tindak kekerasan dalam upaya intimidasi di ruang publik. Tidak ada jaminan kalau lembaga ini tidak digunakan oleh Zainal Abidin untuk kepentingan FPI, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Zainal Abidin juga seorang pengurus di MUI Jawa Tengah. Sebuah organisasi yang menaungi Umat Islam di Jawa Tengah.

Zainal Abidin adalah salah satu calon Komisioner Komnas HAM yang telah lulus seleksi tertulis dengan nomor pendaftaran 054/Reg-Pansel/II/2017. Pendaftaran untuk calon Komisioner ini telah dibuka semenjak tanggal 22 Desember hingga 22 Maret lalu dan meloloskan 121 orang. Jumlah peserta yang lolos hingga tahap seleksi tertulis hanyalah 60 orang, Zainal Abidin adalah salah satunya.

Coba kita telaah situasi ini.

Belakangan ini sekelompok orang yang tergabung dalam alumni 212 menuntut Komnas HAM untuk membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) atas dugaan kriminalisasi terhadap ulama dan tokoh muslim. kelompok ini juga menuntut Komnas HAM untuk serius melakukan test DNA kepada Jokowi. Desakan yang sama juga diungkapkan oleh Amien Rais, bahkan test DNA ini dihubung – hubungkan dengan PKI.

Kita semua tahu bahwa Rizieq Shihab juga sedang meminta bantuan Komnas HAM terkait dengan dugaan kriminalisasi yang dialaminya. Dia sedang tersangkut banyak kasus antara lain kasus chat mesum, penistaan Pancasila dan lain – lain. Bahkan hingga kini Rizieq Shihab belum berani pulang ke Indonesia terkait dengan semua kasus yang membelitnya.

Dari dua keadaan tersebut, kita bisa melihat mereka sedang menggunakan Komnas HAM sebagai instrumen pembelaan. Mereka mencoba berlindung dibalik HAM atas semua kasus hukum yang sedang membelit mereka.

Coba bayangkan seandainya salah satu anggota FPI yang bernama Zainal Abidin ternyata bisa lolos dan menjabat sebagai salah satu Komisioner di Komnas HAM. Apa yang kira – kira terjadi dengan kondisi kedua kasus tersebut?

Jika lembaga negara telah dimasuki oleh anggota Ormas, apalagi Ormas seperti FPI, tidak ada jaminan kalau lembaga negara tersebut tidak digunakan sebagai alat untuk memenuhi kepentingan Ormas baik secara langsung maupun tidak langsung. Seorang anggota Ormas pasti mendapatkan tekanan dari Ormasnya, apalagi ketika itu menyangkut kepentingan Ormas. Siapa yang bisa menjamin netralitas Zainal Abidin ketika nanti lolos sebagai Komisioner Komnas HAM? Tidak ada yang bisa menjamin. Sama seperti tidak ada yang bisa menjamin kalau nanti Komnas HAM menjadi tempat berlindung kaum radikal agama dengan dalih Hak Asasi Manusia.

Ahh… nyiup kopi malu jak roko katih.

NB: untuk melihat nama – nama yang lolos seleksi calon Komisioner Komnas HAM bisa dilihat di tautan berikut : http://pansel.komnasham.go.id/index.php/app/tahap_1

Saya sertakan juga Screenshot nya disini:

Mari Berbagi :
  • Mengerikan sekaliiii,,,

  • Jijik

  • Suatu kejahatan yang terorganisir

  • Hebat juga ya

  • Tambah parah negeriku

  • Mengeri-ngeri-ngeri…negeri ini,aparat di gerogoti penyusupan2 sudah dari semua “LINI”…mirip PKI jaman dulu, sementara melindungi anggota secara lsngsung dan tidak langsung, begitu sampai saatnya, tumbang lah negeri NKRI kita, kalau partai2 : NU, PDIP (tetap mlempem),GOLKAR masih tengok kiri-kanan,NASDEM dll tidak sigap selesai kan bangsa ini…sibuk pembangunan terlena KEAMANAN.

  • Inilah permainan akal-akalan mereka.. dia ketahuan… menjijikan..

  • Terlalu

  • Parah…..

  • Tak ada masalah kau FPI tdk bibar…yg penting Tangkap.Risiq….krn ini semua dia bisng keladinya….

  • Negara Ini sudah hampir punah kalo kelompok dungu dan idiot yg rakus kekuasaan mau menjabat..selamat tinggal NKRI

  • Permainan kelas kakap,,,ngantosang kiamat gen be jani

  • HIDUP FPI…FPI GARDA TERDEPAN NKRI…