GNPF MUI dan Demo 212 Beraroma Politik?

2,745 total, 1 today

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI), nama yang populer belakangan in berkat aksi bela islam 411. Sejak awal, klaim perjuangan gerakan ini adalah untuk mengawal fatwa MUI untuk memproses hukum atas dugaan penistaan agama oleh Ahok. Tapi belakangan ada yang aneh dengan gerakan ini. Mereka sedang merencanakan demo tanggal 2 Desember, yang dikenal dengan aksi bela Islam III 212, padahal MUI sudah mengeluarkan himbauan untuk tidak berdemo.

Kalau memang GNPF MUI ini adalah pengawal fatwa MUI, kenapa sekarang berseberangan dengan himbauan MUI?. Ini adalah tanda tanya besar tentang motif gerakan ini. Untuk melihat lebih jelas, Saya tertarik untuk membahas satu per satu setiap orang yang ada di balik gerakan ini.

FPI (Front Pembela Islam)

 Ada beberapa orang yang tergabung dalam FPI yang duduk dalam struktur GNPF MUI, diantaranya adalah:

  • Habib Rizieq Shihab yang merupakan Imam besar FPI yang duduk sebagai Ketua Pembina GNPF MUI.
  • KH Misbahul Anam yang merupakan Ketua Majelis Syura FPI dan pimpinan pesantren Al Umm, pesantren tempat pembentukan FPI yang duduk sebagai Wakil Ketua I GNPF MUI
  • Munarman yang merupakan Jubir FPI duduk sebagai panglima lapangan GNPF MUI

Secara umum, FPI memang kerap bertentangan dengan Ahok, terbukti dengan banyaknya demo yang diselenggarakan oleh FPI yang menuntut penurunan Ahok sebagai Gubernur Jakarta. Tapi belakangan FPI terlihat mulai berafiliasi dengan salah satu pasangan calon yang berlaga di Pilgub DKI.

cw-1mkauoaab7pl

 

MIUMI (Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia)

KH Bachtiar Nasir yang merupakan Sekjen MIUMI yang juga merupakan Ketua GNPF-MUI. Yang mungkin belum kita ketahui bersama adalah, Bachtian Nasir merupakan warga dari Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara. Kita tentu pernah mendengar adanya persinggungan antara Ahok dengan Warga luar batang terkait dengan penggusuran pasar ikan.

Dukungan masyarakat luar batang memang diarahkan kepada siapa saja asal bukan Ahok, mulai dari Sjafrie Sjamsoeddin, hingga Yusril, dan yang terakhir adalah Agus Yudhoyono. Telah ada deklarasi dukungan terhadap AHY dari Forum Aspirasi Masyarakat Penjaringan.

screen-shot-2016-11-20-at-22-34-57

Dari MIUMI juga ada KH Muhammad Zaitun Rasmin, yang sekaligus juga merupakan Pengurus MUI Pusat. Tapi dalam GNPF MUI ini telah di deklarasikan bahwa gerakan ini tidak melibatkan MUI, atau merupakan gerakan diluar daripada MUI. Tapi  KH Muhammad Zaitun Rasmin yang notabene adalah Pengurus MUI Pusat juga ada dalam gerakan ini.

FUI (Forum Umat Islam)

 Ustadz Muhammad Al-Khattath adalah Sekjen FUI yang juga anggota dari GNPF MUI. Muhammad Al-Khattath juga merupakan ketua badan pekerja harian Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah yang pernah menggelar konvensi calon Gubernur Muslim. Dalam Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah ini, ada beberapa tokoh diantaranya Habib Rizieq Syihab, KH Abdul Rasyid Abdullah Syafi’ie, KH Maulana Kamal Yusuf, KH Mahfudz Asirun, KH A Cholil Ridwan, KH Fachrurrozy Ishaq, Habib Zain bin Sumaith, KH Luthfi Hakim dan Hj Nurdiati Akma.

***

Saya disini mengamati dari sudut pandang affiliasi tiap orang yang tergabung dalam GNPF MUI dengan menggunakan cermin kengototan mereka untuk melakukan demo pada tanggal 2 Desember 2016, padahal sudah dihimbau oleh MUI untuk tidak melakukan demo. Kalau menilik dari orang per orang yang tergabung dalam gerakan ini, sangat kental aroma politik yang melekat dalam kegiatan demo 212 nanti. Terlepas dari tuntutan yang diajukan oleh gerakan ini, saya rasa demo 212 nanti sudah tidak relevan lagi menggunakan nama MUI, karena MUI sendiri sudah tidak sejalan dengan gerakan demo 212.

Ahhh… nyiup kopi malu jak roko katih…

Please follow and like us:

8 COMMENTS

LEAVE A REPLY

19 − 2 =