FPI Ramai Karena Panik

2,243 total, 1 today

Beberapa hari belakangan, FPI di beberapa wilayah di Indonesia tengah meramaikan pembelaan atas ulama dengan mendatangi setiap orang yang nyinyir terhadap Rizieq Shihab. Mereka dengan sigap dan beramai – ramai mendatangi setiap orang yang katanya sudah berhasil terindentifikasi oleh Cyber Army mereka. Cyber Army yang katanya lebih hebat dari Anonymous bahkan mengklaim diri bisa mencari dan menemukan siapa saja dengan kekuatan jaringannya.

Beberapa klaim kebodohan Cyber Army ini telah mereka publikasikan sendiri, termasuk klaim atas deface situs Humas Mabes Polri yang mereka lakukan dengan SQL Injection yang faktanya hanya SQL Error. Belum lagi fakta NsLookup yang gagal paham, Whois yang salah sasaran, dan berbagai kebodohan lain yang bermodalkan screencapture di atas MsDOS dengan perintah yang terlihat nge-IT banget agar dipercaya oleh ribuan akun yang siap sedia menyebarkannya dengan komentar yang tidak kalah dahsyat.

Di media sosial, mereka tetap dengan pola intimidasi yang sama. Beramai – ramai melaporkan satu akun. Jika gagal, beramai – ramai membully. Jika gagal lagi, beramai – ramai sebarkan nomor telepon dengan motif prostitusi online. Jika gagal lagi, beramai – ramai sebarkan identitas pribadi orang. Jika gagal lagi, datangi beramai – ramai, kemudian tuntut permintaan maaf dengan materai, rekam dan sebarkan kembali di media sosial agar ramai.

Mereka tidak pandang bulu, bahkan emak – emak didatangi beramai – ramai dengan nada mengancam. Mungkin dalam benak mereka, emak – emak ini seperti seorang emak yang menjadi tuan tanah di film Kungfu Hustle yang notabene adalah seorang ahli Kungfu yang sanggup menghadapi puluhan orang sehingga harus didatangi beramai – ramai.

Keramaian bukanlah hal baru bagi FPI, pada kenyataannya mereka selalu menggunakan keramaian dalam segala aksi mereka, mulai dari penggerbekan toko, pembubaran aksi, pembubaran diskusi, hingga mengantarkan pemeriksaan Rizieq Shihab di Polda Jabar atas dugaan penistaan terhadap Pancasila mereka lakukan dengan beramai – ramai.

Klaim atas jumlah massa fantastis-lah yang mereka gembar – gemborkan untuk menciptakan kesan kuat organisasi ini. Mereka memang harus ramai agar berhasil dalam mengintimidasi lawannya. Tanpa keramaian mereka bukanlah apa – apa. Persis seperti slogan sebuah iklan rokok, nggak ada FPI nggak ramai.

Kaburnya Rizieq Shihab ke Arab Saudi membuat FPI dalam kebingungan, dalam kepanikan. Kasus chat mesum yang membuat Rizieq melarikan diri ke Arab Saudi adalah pukulan telak untuk seorang polisi moral seperti yang dia teriakkan selama ini. Polisi moral yang bertindak amoral adalah penista terhadap moral itu sendiri. Kredibilitas Rizieq Shihab sebagai seorang Ulama Besar, Ulama Suci telah terjun bebas bahkan pada titik tidak dipercaya lagi oleh banyak kalangan.

Upaya – upaya intimidasi dengan mendatangi setiap orang yang nyinyir terhadap Rizieq dengan harapan orang – orang akan takut dan mereka dengan mudah mendominasi opini untuk mengembalikan kredibilitas Rizieq. Tujuan mereka hanya satu, mengembalikan kredibilitas Rizieq sebagai Imam Besar mereka. Tanpa kredibilitas Rizieq, FPI bukanlah apa – apa sekarang ini.

Berbagai upaya pembentukan opini untuk menutupi kasus chat mesum Rizieq selama ini telah gagal. Lihat saja kabar penembakan atas Rizieq, tenggelam tanpa kesan, undangan dari raja Arab juga terbantahkan dengan sendirinya, yang terakhir adalah meminta bantuan ke markas PBB di Swiss, terbantahkan juga karena kebodohan isi beritanya.

Semua usaha pembentukan opini tersebut telah gagal, karena itulah mereka panik, dan organisasi yang sedang panik cenderung melakukan apa saja untuk tetap bertahan, bahkan melalui upaya intimidasi dan membungkam kekebasan berpendapat yang notabene adalah pelanggaran terhadap Undang – Undang.

Bias pasal penistaan agama yang kemarin menjerat Ahok banyak diterapkan untuk mereka yang memang menyinggung persoalan agama tertentu. Mereka juga menggunakan pasal ini untuk menjerat beberapa orang yang menyinggung soal agama. Tapi untuk nyinyir terhadap perseorangan atau organisasi, saya rasa tidak ada upaya hukum yang bisa mereka lakukan kecuali dengan melakukan intimidasi, karena jika menggunakan pasal pencemaran nama baik, tidak akan bisa karena nyinyir tersebut didukung oleh fakta.

Sejarah pembentukan FPI yang dibocorkan oleh Wikileaks menyatakan bahwa FPI memang dibentuk dan digunakan untuk menghadapi masyarakat. Persis seperti apa yang terjadi sekarang ini. Untuk mengintimidasi siapapun yang melawan kepentingannya atau oknum dibelakangnya.

Aksi massa digunakan untuk membangun ketakutan dan mempersulit pengusutan oleh hukum. Selama tidak terjadi tindak kekerasan dan pengerusakan, sulit rasanya untuk perorangan bisa menghadapi aksi massa seperti ini melalui upaya hukum. Cara paling mudah adalah dengan menghadapinya menggunakan aksi massa tandingan, oleh sebab itu masyarakat dianjurkan untuk turut serta dalam sebuah organisasi atau bergabung dalam organisasi untuk menghindari ancaman atau intimidasi seperti ini.

Keramaian oleh ulah FPI belakangan ini hanyalah bentuk kepanikan mereka atas apa yang menimpa organisasinya. Klaim atas pembelaan terhadap ulama hanyalah kamuflase agar mereka memiliki alasan untuk melakukan aksi massa. Kita sebenarnya tidak perlu takut atas ulah FPI tersebut, mereka hanyalah sekumpulan pembully dan pembenci yang lambat laun akan mati dengan sendirinya. Lambat laun mereka sudah bukan apa – apa lagi.

Ahhh… nyiup kopi malu jak roko katih…

93 COMMENTS

    • .. kalo mau basmi mah dri dlu udah bisa karna bukti dibrita sudah nyata dan banyak…. tapi.. sampai saat ini… Apa yg ada. Ada udang dibalik kutang.?? Ada apa dengan cinta? Nonton aja daahhh

    • wah ormas tugas nya sudah jelas membantu aparat penegak hukum di negri ini.., itu sdah jelas di atur di undang2. La ini aparat nya kmna, di bantuin ko mlah pada g kliatan, yg ada mlah nyalahin, buat yg g ngerti skolah lagi ya, baru coment.

    • Fahrizhalu Muhamad : lu paham nggak sih dengan isi pasal 30 UUD 1945? itu tentang pertahanan negara. beda antara pertahanan negara dengan penegakan hukum. belajar lagi lah.

    • Ayat 4 peran masyarakat sebagai pendukung pertahanan dan KEAMANAN negara.. Poinya jika kinerja Aparat di nilai belum maksimal oleh masyarakat maka masyarakat wajib membantu.. Yg di maksud keamanan juga mencakup lingkungan daerah masing2.dan bukannya tindakan2 yg terjadi sudah mrngancam keamanan Wilayah? Minum AQUA lagi bos Made Bungloen biar Gk gagal fokus..

    • Fahrizhalu Muhamad : Keamanan kan bos, coba liat konteks masalahnya, disana ada masalah keamanan? yang ada grebek rame – rame dilakukan oleh ormas yang menyebabkan rasa tidak aman. itu konteks masalahnya. lu kali yang gagal fokus nggak? pahami dulu lah konteks permasalahannya.

      nih biar saya jelaskan lagi, si emak posting nyinyir, dan ormas tidak terima, adakah maslaah keamanan didalamnya? iya ada, ormas datang beramai ramai yang menyebabkan situasi jadi tidak aman. lalu posisi ormasnya disini sebagai apa? penyebab keamanan atau ketidakamanan? lalu posisi ormas yang membantu menegakkan keamanan dimana?

    • Tugasnya adalah agar tidak ada Pelaku2 lain yg seenaknya menghina Agama & Ulama nya.. Mungkin itulah keinginan mereka.. Coba anda lebih luas buka mata dan jngan melihat konteks dari satu sisi saja.. Jika tidak ada tindakan pasti lebih bnyak lagi orang2 yg membuat postingan atw status Medsos yg bikin perpecahan golongan.. Dan saya tanya Apakah dari Orang2 yg di datangi Oleh masa Tersebut ada yg di Aniaya? Karena Refleksi dari Akun2 tersebut yg menimbulkan perpecahan.. Alhamdulillah Mereka Yg menggerebek tidak sampai ada satupun yg ANARKIS.. Beda ya dengan sweeping yg di lakukan Oknum2 di BANDARA yg membawa senjata Tajam sampai2 APARAT hanya jadi Penonton.. Ckckckck hanya Standar Ganda yg Anda Terapkan.. Mungkin jika Ormas FPI ada sedikit saja Kesalahan prosedur mungkin MEDIA akan Blow up Bisa 7 hari 7 malam.. Hehehe catatan saya bukan anggota FPI tapi hanya orang awam yg ingin melihat dari sudut pandang yg Luas saja bos..

    • Fahrizhalu Muhamad : kalau tuntutannya seperti yang dimaksud, itu namanya tuntutan ke ranah hukum, bukan ke ranah keamanan negara. itu konteksnya bos. kenapa tidak melakukan tindakan hukum dan lebih memilih menggerebek? itu pertanyaannya.

      Tapi pembicaraan sudah keluar dari konteks tugas dan fungsi ormas dalam UU dan UUD seperti yang dimaksudkan di awal.

    • Saya rasa mereka sebelum bertindak pasti sudah melakukan Tindakan Hukum koq buktinya mereka setiap ingin Grebek pasti ada aparat juga.. Coba anda simak video2 yg lengkap dan tanya langsung dengan Sumber yg terkait sebelum anda Lebih jauh untuk menilainya…saya rasa penjelasan saya cukup..
      Wassalam.

    • Org yang membenci muslim sampai matipun mreka ttp akan membenci…mreka tdk akan berhenti sampai hari kiamatpun…seribu penjelasanpun akan dijawab dengan sejuta jawaban. Semangat ya saudaraku

    • Usaha kaum extremis agama adalah men-generalisir keadaan seakan2 berlaku utk semua..seperti halnya efpei yg selalu mengatasnamakan islam. Padahal pada kenyataannya efpei adalah minoritas extremis muslim hidup dan tumbuh nyaman di masyarakat mayoritas muslim NKRI yg tdk sepaham dg mereka … tp sayangnya tdk mengambil tindakan thd mereka karena takut dicap “kafir”oleh saudara “seiman”..
      Playing victim akan selalu mereka lakukan atasnama agama dan melakukan pembenaran aksi padahal justru merekalah yg menistakannya sendiri..
      #BUBARKANfpi
      #saveNKRI

    • apa yg lo udah perbuat buat masyarakat sekitar,, saudara2 lo yg terkena musibah, Dan Buka mata lo tanya sama diri lo bos Gopal Setyawan ?Maaf anda muslim atw bukan? Jangan pernah Merambah ke Pagar orang / agama kami jika anda non muslim.. Orang2 Seperti anda yg menyimpulkan Ajaran Agama kami seenak fikiran kalian..maaf saya tidak membela FPI tapi hanya liat kenyataan Apa yg sudah Banyak di Perbuat FPI untuk NEGARA ini..saya yakin Anda Tahu FPI itu hanya Dari MEDIA/TV..jngan Teriak2 save NKRI jika Mengenal Toleransi dan menghargai Agama lain aja tidak bisa..

  1. Belum ada lagi aksi bela islam sampe kapolda dan ajudan kena bacok kaya ummat kristen di irian sungguh ironi…yah mrk takut pd FPI adalah mrk yg doyan Narkoba sabu judi lacur geng,dll kebanyakan cape

  2. Aku bukan FPI tapi salut dgn apa yg di lakukannya saat ini mampu membuat para maksiat lututnya gemetaran dan yg kena musibah mampu menyunggingkan senyum di bibirnya

  3. Min semua orang pendukung habib Rizieq sedang berusaha untuk meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa semua kasus habib Rizieq itu hanya tuduhan. Kong kali kong untuk menjatuhkan Rizieq, ini yg ada dalam otak para cyber Muslim dan pendukungnya.

  4. Yg sering bilang kofar kafir,cb degh cek hp nya,kl belum ketmu,buka casingnya,trus liat di dalem batrenya,buatan apa,kl g ngerti “made in ……”
    Setelah itu baru berpikir kl mke buatan aseng asing kafir kena dosa g????????????

  5. SAYA’ SSS7…. KENAPA HARUS TAKUuuutttt….???
    TAK ADA ISTILAH MENGKRIMINALISASIKAN’ APAPUN ITU STATUS/JABATAN’NYA KALAU MEMANG SALAH YA’HARUS DIPROSES HUKUM DEMI SEBUAH KEBENARAN & KEADILAN DI NKRI INI ……!!!!!!

  6. Fitnah aja lu,mana ada mereka mengintimidasi orang segala,kalau orang itu ngk salah ngapain mesti di datangin,dan lagian ngk ada urusan sama lu pade,kenapa lu pade yg nyinyir,kalau mau ambil aja itu ahok buat gubernur bali ke depan.

LEAVE A REPLY

twelve + 16 =