Dwi Kewarganegaraan Menteri ESDM, Upaya Penghasutan oleh Mafia

1,007 total, 1 today

Pengangkatan Menteri ESDM Arcandra Tahar yang sekarang sedang di buat gaduh oleh masalah kewarganegaraan, saya rasa hanya bagian dari akal akalan pemilik kepentingan yang sedang terusik kenyamanannya karena kiprah Menteri ESDM tersebut.

Analisanya sangat sederhana, kita lihat isu negatif yang berhembus berkaitan dengan Arcandra Tahar, adalah perihal kewarganegaraannya. Tidak satupun ada yang membahas kritik masalah kinerjanya. Dari kedua isu ini saya bisa menyimpulkan, ada yang tidak beres dengan penghembus isu tersebut. Prinsip politik yang mengatakan, kalau tidak bisa menyerang kinerjanya, seranglah pribadinya, sering menjadi senjata para politisi untuk menjatuhkan lawan – lawan politiknya. Lihat saja ketika tahun 2014 lalu, dimana Jokowi diserang habis – habisan mengenai persoalan pribadinya, mulai dari keturunan tionghoa, hingga ke anggota PKI. Ini adalah bukti kampanye negatif yang cenderung mengarah kepada fitnah kalau tidak disertakan dengan bukti dan politisi adalah ahlinya dalam bidang ini.

Tapi begini, ketika seseorang menjadi warga negara, apalagi warga negara Amerika, pasti akan mensyaratkan dokumen yang lengkap yang harus dipenuhi oleh orang tersebut. dan dokumen ini saya rasa tidak akan sulit ditemukan di negara dimana kewarganegaraan tersebut di aplikasikan. Setiap warga negara Amerika selalu dilengkapi dengan nomor identitas, kartu identitas, social security number, ini setidaknya bisa membuktikan dengan mudah, itupun kalau buktinya ada. Tapi hingga isu ini ramai dibicarakan, kok belum ada yang mengeluarkan satupun bukti akan adanya dokumen tersebut.

Isu tentang kepemilikan pasport Amerika adalah yang paling santer dihembuskan oleh pemberitaan negatif ini, tapi kok sampai sekarang tidak ada foto, gambar atau apa yang bisa membuktikan kebenaran isu tersebut.

Coba kita analisa lebih lanjut. Sisi kewarganegaraan ini adalah sisi yang sangat ampuh untuk melumpuhkan jabatan seseorang, apalagi pejabat tersebut telah lama tinggal di negara lain. bahkan isu tersebut juga mampu melumpuhkan kemampuan yang memberi jabatan, dalam hal ini adalah Presiden Jokowi. Undang Undang No 39 Tahun 2008 Tentang Kementrian Negara, pasal 22 ayat yang mengatur tentang syarat pengangkatan menteri sangat jelas menyebutkan kalau seorang menteri haruslah seorang Warga Negara Indonesia (WNI), dan Indonesia tidak mengenal adanya dua kewarganegaraan.

Sanksi yang paling jelas dari isu ini adalah pemecatan karena melanggar Undang – Undang, lalu apakah yang terjadi dengan Presiden?, secara otomatis seorang presiden akan dinilai tidak kredibel dalam mengangkat menterinya, bagaimana mungkin seorang presiden, dengan segala perangkat yang dimiliki, tidak mengetahui tentang latar belakang seorang menteri yang diangkat. Dari skenario ini, bisa dipastikan, tujuan dari penghembusan isu ini adalah untuk pemecatan atau penggantian menteri ESDM, dan pelemahan kredibilitas Presiden, atau bahasa kerennya, sekali merangkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui.

Lalu kenapa Menteri ESDM yang baru ini perlu untuk diberhentikan, padahal baru beberapa hari bekerja? Jawabannya sangat sederhana, ada pihak – pihak yang dirugikan oleh kebijakan yang dikeluarkan oleh Arcandra Tahar. Coba saja lihat ketika di awal Sudirman Said menjabat Menteri ESDM, gorengan isu Freeport, Gratifikasi, dan isu – isu miring lainnya dihembuskan untuk melemahkan kinerja Kementrian ESDM, karena beliau saat itu sedang membersihkan Mafia Migas dan mebubarkan Petral yang tidak pernah disentuh selama bertahun – tahun. sedangkan Arcandra Tahar sendiri sekarang tengah mengerjakan blok Masela, dan sedang melanjutkan pembersihan Mafia Migas yang beroperasi di seputaran blok Masela.

Jadi bisa saya simpulkan, kalau isu mengenai dwi kewarganegaraan yang sedang gencar dihembuskan adalah salah satu upaya pelemahan kinerja Kementerian ESDM yang dilakukan oleh pihak – pihak tertentu yang dirugikan oleh kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementrian ESDM. Perdiksi saya, kedepannya akan ada lebih banyak lagi isu – isu miring yang akan dihembuskan kepada Menteri ESDM, karena di negara ini, orang – orang yang bekerja dengan baik tidak akan pernah bisa lepas dari isu – isu miring yang dihembuskan mafia yang memang sudah bercokol bertahun – tahun lamanya.

Ahhh.. nyiup kopi malu jak roko katih…

Mari Berbagi :

LEAVE A REPLY

seventeen + 5 =