Demo 411 Bukan Bayaran? Sebaiknya Baca Ini

4,881 total, 1 today

Hari ini ada media yang memberitakan bahwa  Ahok dilaporkan ke polisi karena pada pemberitaan pada media asing (abc . net. Au) yang mencantumkan transkrip wawancara ekslusif dimana pada berita tersebut dikatakan bahwa  para pendemo 411 lalu adalah pendemo bayaran yang menerima uang sebesar 500 ribu.

Pelaporan ini dilakukan oleh ACTA (Advokat Cinta Tanah Air) yang juga telah melaporkan Ahok pada kasus dugaan penistaan agama kemarin. Pelaporan yang dilakukan ACTA kali ini adalah dugaan tindak pidana penghinaan dan fitnah.

Dalam ACTA ini sebenarnya ada beberapa politisi yang saya ketahui, antara lain Habiburokhman dari Gerindra, Ade Irfan Pulungan dari PPP, Hisar Tambunan dari Gerindra, dan lain lain. Berdasarkan penelusuran saya, ACTA telah banyak sekali bersinggungan dengan Ahok, mulai dari desakan soal pembukaan data kesehatan Cagub ke publik, masalah penggusuran, hingga masalah gugatan cuti pertaha yang diajukan Ahok.

Melihat berita ini, saya jadi teringat dengan pemberitaan di media lokal Bali pada tanggal 3 November 2016, dimana pada pemberitaan dikatakan bahwa akan ada sekitar 200 warga Bali yang tergabung dalam Jamaah Relawan Islam Bali akan bertolak ke Jakarta untuk ikut demo di Jakarta yang menjadi koordinator aksi tersebut adalah Ustad Jawa Sokan. Mereka berangkat menggunakan pesawat Lion Air. Sebelum melakukan aksi mereka mengumpulkan dana 77,6 juta yang berasal dari 25 orang penyumbang, yang kisarannya antara 200 ribu sampai 3 juta rupiah, dan ada informasi kalau ada pengusaha keturunan arab yang menjadi penyumbang terbesar. Pengeluaran untuk tiket pesawat dan uniform di claim sebanyak 28,7 juta rupiah.

Pada pemberitaan tersebut juga disebutkan kalau saldo sementara saat ini adalah 48,9 juta rupiah, belum termasuk uang saku 1 juta rupiah per orang.

Oke, mari kita bahas dari segi hitung – hitungan keuangan.

Hitungan pertama adalah ada kejanggalan antara jumlah penyumbang, jumlah sumbangan dan total hasil sumbangan. Disana dikatakan ada dana 77,6 juta dari 25 penyumbang, kalau kita kalkulasikan dengan sumbangan tertinggi yaitu 3 juta rupiah maka hasilnya adalah.

25 penyumbang X 3 juta = 75 juta rupiah

sisa sumbangan yang 2,1 juta rupiah datangnya dari mana? Mungkin dari sumbangan  pengusaha keturunan arab tadi.

Sekarang kita hitung total biaya tiketnya, saya asumsikan tiket yang dikasi adalah tiket sekali jalan ke jakarta. Saya gunakan asumsi tiket paling murah ke jakarta adalah 500 ribu rupiah, meskipun pada kenyataannya lebih mahal dari itu.

200 orang yang berangkat X 500 ribu = 100 juta rupiah.

Sedangkan claim dana yang digunakan adalah 28,7 juta rupiah sudah termasuk uniform. Lalu darimana datangnya kekurangan dana 71,3 juta rupiah tersebut? Mungkin ini adalah sumbangan dari pengusaha keturunan arab tadi. Disini saya gunakan asumsi tiket sekali jalan, kalau saya gunakan asumsi tiket pulang pergi maka kekurangan dananya adalah 171,3 juta rupiah.

Sekarang kalau ada claim menggunakan uniform, mari kita coba kalkulasikan menggunakan uniform dengan biaya yang termurah. Saya coba asumsikan biaya baju kaos termurah adalah 50 ribu rupiah.

200 pendemo X 50 ribu = 10 juta rupiah.

Oke, dari sini kita telah mendapatkan asumsi total biaya yang dikeluarkan untuk keberangkatan pendemo dari Bali

Tiket = 100 juta

Uniform = 10 juta

Saldo dipegang = 48,9 juta

Total biaya pemberangkatan = 158,9 juta rupiah.

Sedangkan dana yang terkumpul adalah 77,6 juta rupiah, lalu darimana datangnya kekurangan dana 81,3 juta rupiah tersebut? Mungkin dari pengusaha arab tadi.

Pada pemberitaan tersebut ada satu point penting yang saya catat, disana dikatakan belum termasuk uang saku 1 juta rupiah untuk masing – masing orang. yang juga berarti ada uang saku untuk masing – masing orang sebesar 1 juta rupiah. yang juga berarti ada 200 juta biaya tambahan.

Dari ulasan ini saya bisa mengibaratkan kalau 200 orang dibiayai ke jakarta di tanggung tiket hingga uang saku, siapa yang tidak mau?  Betapa kayanya pengusaha arab tersebut yang rela menutupi kekurangan biaya sebesar 281,3 juta rupiah untuk memberangkatkan 200 orang ke jakarta.

Ahhh… nyiup kopi malu jak roko katih…

 

Nb: saya sertakan link berita yang saya maksudkan

http://suaradewata.com/read/2016/11/03/201611030012/WaduhRatusan-Warga-Muslim-Bali-Ikut-Demo-Ahok-ke-Jakarta.html

Mari Berbagi :

LEAVE A REPLY

18 − 16 =